Selasa, 23 Juni 2015

Akhirnya

Siap tak siap,
Pasti akan menemukan jalan,
Dimana bibir ini senyum kepada dia,
Sehingga menciptakan keindahan pada diri sendiri.
Akhirnya, aku menemukan suatu titik,
Dimana kebahagian mengejarku lagi,
Meskipun kejarannya tak sekuat elang mengejar mangsanya.

Ah tidak, mungkin kebahagiaan hanya sementara?
Aku takut,
Aku takut jika kebahagiaan itu hanya sementara,
Seperti ombak yang kembali berkeliaran di laut.

Ini puisi alay, ini puisi alay,
Atau bahkan bukan puisi,
Ah aku masih muda, aku masih muda,
Kenapa aku sampai memikirkan hal alay ini?
Yah, aku tau ini dimana aku telah terlanjur terjun ke dunia penuh keraguan dan pertanyaan,
Justru pertanyaan itu lah yang membuatku selalu mencari,
Dimana?
Dimana?
Kebahagian hati itu berada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar